my clock

Minggu, 06 Mei 2012


PENGANTAR PEMROGRAMAN PHP

            PHP merupakan singkatan dari "PHP: Hypertext Preprocessor", yaitu sekumpulan script yang diproses pada sisi server. Jadi, PHP ini tidak berada dalam server tetapi berada pada sisi atau samping server yang didesain untuk dapat disisipkan dengan mudah ke dalam tag-tag HTML. PHP pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1994, yang merupakan seorang pemuda yang baru lulus kuliah di Finlandia. PHP bersifat CASE SENSITIVE untuk nama identifier yang dibuat oleh user (variable, konstanta, fungsi dll), namun TIDAK CASE SENSITIVE untuk identifier built-in dari PHP.
            Beberapa sintaks PHP antara lain sebagai berikut :
*      Cara penulisan sintaks PHP
      <?php dan ?>  (paling direkomendasikan)
      <? dan ?>
      <% dan %>
      <script language=”php”> dan </script>
*      Setiap baris code diakhiri dengan semicolon (;)
*      Untuk menampilkan data gunakan perintah “print” atau “echo”.

            Adapun isi komentar di PHP, dapat mengikuti petunjuk berikut :
*      “// isi komentar” untuk memberikan komentar satu baris
*       “# isi komentar” untuk memberikan komentar satu baris
*      “/*isi komentar */” untuk memberikan komentar lebih dari satu baris
            Variabel adalah sebuah tempat untuk menyimpan data  yang nilainya dapat berubah-ubah. Data yang disimpan dalam variable akan hilang setelah program selesai dieksekusi. Untuk menyimpan data yang permanen kita dapat menyimpan data di database atau di disk. Di dalam bahasa pemprograman PHP, variable dapat dinyatakan dengan tanda $. Untuk dapat menggunakan variable, ada dua langkah yang harus dilakukan yaitu deklarasi dan inisialisai.
Deklarasi variable bisa juga disebut memperkenalkan atau mendaftarkan veriabel ke dalam program. Dalam PHP, deklarasi variable seringkali digabung dengan inisialisasi. Ada beberapa aturan yang harus diikuti berkenaan dengan pemberian nama variable, diantaranya adalah sebagai berikut:
*      Semua variabel PHP diawali dengan tanda $.
*      Variabel dapat berisi data bilangan, string atau
     array.
*      Tidak perlu dideklarasikan
*      Aturan penamaan variabel :
   1. nama variabel harus di awali huruf atau     underscore
   2. Nama variabel hanya boleh berisi karakter, alpha-numeric dan underscore
   3. Nama variabel tidak boleh berisi spasi atau tanda baca. Jika lebih dari satu kata maka sebaiknya dipisahkan dengan underscore atau capitalization.
            Beberapa  contoh PHP terdapat pada penyeleksian kondisi dan perulangan.

0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More