Aljabar relasional
dan kalkulus relasional
merupakan Bahasa yang dipakai pada model relasional disebut dengan
bahasa query, bahasa query diterjemahkan menggunakan simbol matematis . Bahas query dapat dikategorikan
sebagai prosedural (aljabar relasional)
& non-prosedural(kalkulus relasional).
Adapun aljabar
relasional adalah sebuah bahasa query prosedural yang terdiri dari
sekumpulan operasi dimana masukkannya adalah satu atau dua relasi dan
keluarannya adalah sebuah relasi baru sebagai hasil dari operasi tersebut.
Berikut ini operasi-operasi dasar pada aljabar relasional :
1.
operasi selection
(σ)
berfungsi untuk menyeleksi
tuple-tuple yang memenuhi predikat yang diberikan dari sebuah tabel relasi. Contoh:
σ nama_cabang= cabang5(ms_cabang)
2.
operasi projection (π)
berfungsi untuk memilih nilai
atribut-atribut tertentu saja dari sebuah tabel relasi. Contoh :
Π kode_kota,kode_propinsi(ms_kota)
3. operasi cartesian (x)
berfungsi untuk mengkombinasikan informasi yang ada dalam 2 tabel relasi
atau lebih dan menghasilkan sebuah tabel
relasi yang baru. Contoh :
Πx (σ c ᴧ k ᴧ p ( Ms_ cabang x Ms_kota x
Ms_propinsi)) ⟹ tabel relasi baru
4. operasi union (U)
berfungsi untuk mendapatkan gabungan nilai atribut dari sebuah tabel
relasi dengan nilai atribut dari tabel relasi lainnya. Contoh :
Π Nama_cabang(ms_cabang) ∪ Π Nama_cabang(MS_cabanga)
5. opersi set – difference (-)
berfungsi untuk mendapatkan nilai yang ada dalam sebuah tabel relasi,
tapi tidak ada dalam tabel relasi lainnya. Contoh :
Π Nama_cabang(ms_cabang) –Nama_cabang(ms_cabanga)
6. operasi rename (ρ)
Dalam operasi himpunan
Cross – Product, bisa menimbulkan terjadinya Konflik Penamaan, karena Cross –
Product bisa menghasilkan suatu relasi dari 2 relasi dengan skema yang sama,
sehingga skema hasil akan muncul field dengan nama yang sama. Sehingga Operator
Renaming (r) yang digunakan untuk menghindari terjadinya
Konflik Penamaan tersebut.
selain operasi-operasi dasar, terdapat pula operasi
turunan dari aljabar relasional :
1.
Operasi set –interface
2.
Operasi natural join
3.
Operasi theta join
4.
Operasi devision
Dalam kalkulus relasional, tidak ada penjabaran bagaimana mengevaluasi
querinya , hanya menspesifikkan apa yang harus ditampilakan bukan bagaimana
menampilkan . Kalkulus relasional terbagi menjadi 2 yaitu sebagai berikut:
1.
Kalkulus relasional berdasarkan
tupel
Dalam kalkulus relasional tupel
digunakan variabel dari tupelnya .variabel dari suatu tupel adalah daerah yang
terdefinisi sebagai nama dari suatu relasi . contoh ;
manampilkan nama_propinsi pada
kode_propinsi ‘pp2’ {t|t Є ms_propinsi ᴧ t(kode_propinsi)=‘pp2’} .
jika ditampilkan dala SQL maka
perintahnya adalah :
SELECT nama_propinsi
FROM ms_propinsi
WHERE kode_propinsi = 'pp2‘
FROM ms_propinsi
WHERE kode_propinsi = 'pp2‘
2.
Kalkulus relasional berdasarkan domain
Contoh Kalkulus domain;
Mencari data mengenai
nama_cabang pada tabel ms_cabang.{<kk,nk,kp>|<kk,nk,kp> Є ms_cabang }
Jika ditampilkan dalam SQL, maka
perintahnya adalah :
SELECT nama_cabang
FROM ms_cabang
FROM ms_cabang




1 komentar:
Tolong diperlengkap isi artikelnya.
masukan : hubungan antara aljabar relasional dan kalkulus relasional
Posting Komentar